Monday, 31 December 2018

Tepat setahun yang lalu. Selain,  status yang berubah. Tentu saja banyak nikmat tak terhingga dariNya. 

Sebelumnya, tanpa berniat berlebihan atau menyinggung pihak tertentu.  Saya cuma pengen berbagi cerita dalam bentuk caption. Kehamilan bagi pasangan suami-istri pastilah hal yang sangat ditunggu. Dari hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, bahkan tahun demi tahun. 
Singkat cerita, saya dan suami menikah di penghujung tahun 2017. Tepatnya tgl 31 Desember 2017 dan menggelar resepsi pada tanggal 1 Januari 2018. Sampai bulan april pun belum ada tanda-tanda cinta dari debay juga. Padahal bulan maret merupakan terakhir saya mens. Namun, dicek menggunakan TP pun tetap masih (-). Sempat april akhir pulang ke solo, karena suami ada dinas di wilayah. Saat itu akan menyelesaikan vaksin Hepatitis B terakhir saya, sebelumnya saya tes lab terkait kehamilan dan hasilnya tetap (-). Hingga akhirnya memasuki bulan mei masih juga belum mens dan diTP pun tetap masih (-). Suami pun mengkhawatirkan kok ga mens lama ya dengan kesan menyuruh saya TP. Tapi, aku hanya menjawabnya nanti kalau TP hasilnya ga sesuai lagi gimana. Dan sebenernya sering banget aku TP, tapi ga laporan sama suami hehe. Alhamdulillah, aku memiliki suami yang pengertian. Beliau selalu mengatakan gapapa kalau sudah rejekinya besok pasti dikasih, jangan dibuat stress 😍😍. 

Akhirnya memasuki seminggu sebelum mudik ke Solo buat berlebaran. Kebetulan weekend  ini mau ke kota (kaya di desa aja haha), nah kalo ada apa bisalah kontrol ke RS sana dulu. Dengan mengucap basmallah, sebelum sahur, aku TP dan ALHAMDULILLAH 2 garis. 2 garis. Tp, emang sih agak samar. Untung air kencing aku kasih ke wadah. Terus, aku lari ambil TP jenis lain, ku TP lagi dan Alhamdulillah hasilnya sama.  Aku langsung bangunin suami, sayang ini bener ga ya. Dengan langsung sigapnya bangun, nyalain lampu terus ngelihat, iya bener, alhamdulillah,  selamat ya sayang *pelukan 😘😘😘.  Alhamdulillah berita baik ini diberikan pada saat bulan baik yaitu bulan Ramadhan. 

Pantesan selama puasa aku makin males makan. Mual rasanya tp kutahan pake minyak kayu putih terus. Suami ku curiga, tp mungkin ga mau terlalu berharap atau mungkin menjaga perasaanku hehe. Aku pun sama juga tak mau berharap. Makan saur dan buka bener-bener ga selera. Masak terus baunya ke seisi rumah bikin ga betah. Tapi aku kudu kuat, karena kita cuma bertiga dirantau jauh sini (aku, suami + debay). Oya, diawal puasa aku juga ngerasa perutku agak njembling hehe, padahal sebelumnya sixpack deh. Tapi aku mikir ah aku gendutan paling. Dan ada saat aku ngerasa gatel2 dibadanku. Aku kasih minyak ga ngefek. Aku kasih bedak salicil agak ngefek.  Dan ternyata setelah tahu aku (+), mama sempat gugling dan mendapatkan informasi bahwa makan sayur gori (nangka muda) kalo yang masak ga pinter bisa menyebabkan gatal-gatal pada hamil muda. Wah aku ga pinter masak gori wkwk. Padahal airnya udah kubuang 2x, trus makan juga enak-enak aja deh hehe.

Mungkin penantianku ga ada apa-apa nya dengan pasangan-pasangan tangguh yang lain. Mereka Hebat dan Sangat Kuat. Aku termasuk wanita yang memiliki siklus menstruasi yang amat sangat tidak teratur. Setahun 2/3 kali? Pernah!. Dulu aku ngga tau, kalau siklus mens mempengaruhi kesuburan dan bahkan merencanakan memiliki momongan. Alhamdulillah aku memiliki mama yang peduli dan perhatian, saat usia belasan pernah aku periksa ke dokter bilangnya gapapa tunggu aja setelah umur 20tahun. Kemudian,dikasih obat dan langsung mens. Tapi setelah itu,tidak teratur lagi. Hingga akhirnya usiaku menginjak umur 21th, aku periksa ke dr.** (sensor lah yaw, ga baik hehe) di RS dekat rumah. Dokter tersebut mengatakan, "rahimnya kecil sekali ini 2/3cm saja, mempengaruhi kesuburan nanti, perlu cek hormon jg karna bisa jadi hormonnya jg ga seimbang,saya kasih rujukan". Mak jleb, tapi aku kudu stay cool. Hehe.   Mama jg terlihat sempat mak jleb sampai dirumah, tp malem/esok nya ya bilang gapapa, gausah didengerin, Allah Maha Tahu dan Maha Pengasih. Diagnosa dokter ga mesti bener. Akhirnya rujukan ke dokter hormon pun dibiarkan, selain males denger diagnosa macam-macam dan tentu saja biaya tes hormon dan obat-obatnya mahal banget. Dan, Life Must Go On,gaessss!!!! 

Berbagai banyak alasan yang amat sangat membuat saya mempertimbangkan untuk menikah, salah satu nya ya "mens tidak teratur".  Namun, Allah menunjukan Pengasih-Nya. Hingga akhirnya aku beristiqarah dan mantap memilih seorang pria menjadi imam dunia akhiratku. Jalannya dipermudah dan seperti semesta mengamini. Aku ingat, sekitar bulan Agustus 2017, mama yang sedang manasik mengobrol dengan seorang wanita yang menceritakan pengalamannya memiliki buah hati. Ia sudah 5 th menikah dan belum dikaruniai buah hati. Hingga ada seorang kawan yang memberi informasi,  coba pakai Habattsauda buat istri dan Bee Polen untuk suaminya. Akhirnya ia dan suaminya pun mencoba dan berikhtiar,  akhirnya penantian selama 5 tahun terganti dalam waktu 5 bln, ia dikatakan positif hamil 3bulan. Sebelumnya, ia belum sempat mens, jadi tiba-tiba langsung perutnya terasa kurang nyaman. Dan periksa ke dokter dinyatakan positif.  Sekarang ia sudah memiliki 3 anak dan mens nya sangat teratur. Alhamdulillah. 

Kurang lebih tepat dibulan agustus,  aku pun mulai mencoba rutin minum Habattsauda @2biji x 3kali sehari. Lumayan mens saya cukup teratur, walaupun tidak dikatakan sebulan pas siklusnya. Dan ikhtiar saya ini kurang lebih dilakukan 5 bulan an sebelum menikah. Hingga saya menikah pun, saya tetap berikhtiar.  Dan suami ikut minum Habattsauda awalnya. Hingga saat bulan februari,  dapat paket kiriman mantol, kartu atm yang tertinggal, dan bee polen dari orang tua. Kami pun berikhtiar,  ya siapa tahu Habattsauda dan bee polen menjadi perantara nikmat yang diberikan Allah. Di dalam Al Quran sendiri tertulis, bahwa jinten hitam obat dari segala penyakit kan. Ya memang kita harus selektif untuk penyakit dan tingkat keparahan seperti apa dulu. Ya, saya dan suami berikhtiar yang paling gampang dulu aja deh. Tentu saja bukan hanya ikhtiar Habattsauda dan beepolen, kita juga bisa menambahkan atau mengganti ikhtiar kita dengan yang lain. Yang pasti yakin dan percaya Allah akan memberikan segala sesuatu yang diinginkan hambaNya pada waktu yang tepat dan selalu diberikan yang terbaik. Aamiin aamiin 
(Fyi, kebetulan saya agak memiliki sakit maag, jadi Habattsauda yang mengandung jinten hitam cukup agak panas diperut saya, jd bisa saya minum setelah makan. Dan jika sudah telat mens atau keluar mens, biasanya saya langsung berhenti mengkonsumsi.  Sedangkan, suami minun bee polen hanya 2 biji dalam sehari, biasanya saat sarapan). 

Sekarang, saatnya menunggu debay menyapa kami ke dunia ini,serta melengkapi dan menemani hari-hari kami. Semoga segalanya dilancarkan dan dimudahkan. Aamiin aamiin

Happy First Anniversary my man.. :*

Thursday, 3 August 2017

03-08-17

Bukan,
Bukannya terdapat   maksud dengan judul yang tertulis.  Tapi,  lebih tepatnya hanya mengiaskan sebuah waktu.  Waktu yang tak mungkin terkiaskan oleh apapun. Ia begitu kuat dan tak mau berjalan mundur. Dia selalu berfikir untuk maju maju dan maju. Tanpa pernah melihat buat berharap untuk memutarkan dirinya hingga banyak jiwa bisa memperbaiki dirinya. Benarkah?  Belum tentu, nyatanya saat jiwa diberikan kesempatan waktu lebih banyak kedepan tak pernah jua untuk berjuang memperbaiki jiwa. Apalaah arti saat ia dapat mundur sedangkan jiwa tak juga ikut lebih baik. Itulah cara ia berfikir.

Bintang pun tak pernah cemburu pada matahari, apalagi bulan. Dan matahari tak pernah menyombongkan diri bahwasanya ia adalah sebuah sumber pencahayaan yang kekal abadi tiada tertandingi. Tak pernah. Ia mengalah untuk separo hari menyinari sang bulan, agar ia juga nampak bersinar. Karena menyombongkan sesuatu yang ia miliki tak ada gunanya. Dia tahu, jika suatu saat ia akan terbit dari barat dan tenggelam di ufuk timur. Dan semua itu menandakan akhir dari kehidupan fana ini. Bintang yang berasal dari sebuah pecahan kaca-kaca meteor yang terbuang, namun dengan cantiknya terlihat sangat menawan diantara kegelapan. Tak sedikit jiwa menikmati kemenawanannya. Ia terlihat begitu menawan, karena ia yakin dibalik semua ketidaksempurnaan akan ada kebahagiaan yang tiada tara.

Sedangkan butiran debu ini hanyalah secercah kebahagiaan dari orang tersayang disekelillingnya. Namun selalu berharap untuk dapat menjadi kebahagian seutuhnya dan sebaliknya, baginya mereka adalah kebahagiaan seutuhnya. Debu yang bertebaran kadang membuat risih, kotor dan perih dimata. Namun,apa kah kau ingat? Cara mensucikan diri selain berwudu menggunakan air apa? Dengan debu bukan?  Ingat kah saat sejiwa terkena najis air liur salah satu makhluk ciptaan Tuhan?  Terdapat tahapan yang mengharuskan jiwa membersihkan dengan debu juga.  Saat kau dengan sombongnya menginjak debu, menghujat debu dan mengatakan tak ada guna. Di saat itulah jiwa jiwa yang lain benar-benar menghargainya.

Waktu,  disini

Bersamanya

Wednesday, 5 April 2017

Bersyukur

Jika kita ingin selalu menjadi orang yang "lebih", pergilah ke mall (pusat perbelanjaan). Disana akan banyak orang-orang yang berkumpul dengan gaya hidup yang serba "waah". Hal ini dilihat semakin terlihat ketika  tempat yang anda kunjungin semakin highclass tentunya.
(mungkin) Anda akan berfikiran, " Wah cantik, ganteng. Wah, kendaraannya keren. Wah, pasangannya cakep. Wah, gadgetnya update. Wah, penampilannya oke banget..dan berbagai wah wah wah akan mengikutimu. Dan akhirnya, kita selalu melihat rumput tetangga begitu hijau. Sedangkan kita hanya sebuah rumput teki yang diinjak, jika kita hanya terdiam tak mau berusaha lebih baik. Tentu menjadi pribadi yang lebih baik, jauuuh lebih baik daripada hanya memaksakan kebutuhan "konsumtif".

Jika kita ingin lebih mengenal diri sendiri, pergilah bersama alam dan bersama-sama banyak orang. Alam akan mengajarkan kita untuk hidup mandiri. Berpergian bersama banyak orang akan mengajarkan sikap saling menghargai, tanggung jawab dan tentu saja sikap kemandirian kita akan terlihat. Saling menghargai tentu saja bukan hanya pada manusia, tapi kepada alam kita harus menghargai. Bagaimana kita menjaganya, tak membuang sampah sembarangan, dan anda tidak merusaknya. Alangkah baik, kita ikut serta merawatnya. Dengan perjalanan ini, kita akan lebih mengenal diri sendiri. Tentu saja, juga lebih mengenal orang lain yang berpergian bersamamu.

Jika kita ingin lebih bersyukur mainlah ke rumah sakit. Mampirlah, alangkah lebih bersyukurnya kita dalam keadaan sehat bersama keluarga kita dan tak kurang suatu apapun. Di sana kita akan melihat berbagai keadaan orang. Dengan berbagai kekurangan dan kondisi yang tidak memungkinkan untuk beraktivitas.

Orang tua orang tua yang sudah renta dan masih diberi ujian dengan sakitnya..

Orang muda belia yang seharusnya sedang aktifnya beraktivitas meraih apa yang diimpikan harus mengalah dan berjuang untuk arti sebuah kesehatan.

Anak anak kecil tak berdosa dengan mata yang jernih, mereka menangis tak berdaya untuk menghadapi sakit yang mereka rasakan.

Namun, banyak juga dari mereka yang tetap tegar, tersenyum dan berbagi cerita kepada sesamanya bagaimana mereka menghadapi hari harinya, bagaimana mereka terus berjuang, dan bagaimana mereka masih bisa terus bersyukur sampai detik ini.

Apakah dengan melihat hal tersebut kita masih tidak bersyukur?

Masih aja kecewa dengan apa yang diberikan-Nya kepada kita?
Dikasih wajah, badan,  dan kesehatan yang begitu sempurna masih saja merasa kurang. Dan melihat orang lain "enak yaa dia"
Dikasih pekerjaan dengan penghasilan yang teratur setiap bulannya, masih aja ngeluh "enak dia kerjaannya tapi gajinya banyak".
Diaksih pekerjaan lebih baik (pindah kerjaan),  masih aja bilang "ah kerjaannya ga enak, coba tempatku dulu enak begini begitu".  Kalo tau gitu kenapa pindah? He?.
Dikasih pasangan yang oke (jelaslaah oke kan pilihannya, harusnya kan), masih aja ngebandingin, " wah istri nya dia cantik solehah, suaminya dia kaya punya segalanya. Kita tidak pernah tau guys didalam rumah tanggannya berjalan gimana.
Masih diberi orang tua yang utuh, masih ngebandingin sama ortu lain dengan bilang "enak tuh dilahirin. dr orang tua kaya, semuanya diturutin, nah aku." (naudzubillah mindzalik).

Kita masih diberi nafas.
Kita masih diberi ruang gerak.
Kita masih diberi kesehatan
Kita masih diberi kemampuan bekerja.
Kita masih diberi penghasilan.
Kita masih diberi keluarga yang memperhatikan kita.
Kita masih diberi keluarga yang perlu kita perhatikan.
Kita masih diberi orang yang sayang dengan kita.
Kita masiih diberi segalaaaa kenikmaaatan yang tak terhitung dan tak ternilai.

Tentunya bukan hal yang sulit untuk
Kita semangaaat.
Kita bertekad untuk bermanfaat bagi sekitar.
Kita bersyukur dengan segala apa yang kita miliki.

Oke mengeluh, bercerita wajar.. Tapi jangan yang berlarut-larut. Hidup ini sawang sinawang, guys. 😀

Padahal kita semua tidak tahu apa yang dirasakan mereka sebenarnya,  kan? 😊

#selfreminder #selftalk

Tuesday, 14 March 2017

Ini lagu UNTUKMU.. ungkapan TERIMAKASIHKU,



Ini lagu UNTUKMU, ungkapan TERIMAKASIHKU

Tak akan ku mengenal CINTA bila bukan karena HATI BAIKMU


Jika aku pergi lebih dulu, JANGAN LUPAKAN AKU

:) :) :')

Monday, 16 January 2017

Negeri di Atas Awan

Akhirnya bisa sejenak melepaas kepenatan dengan mengunjungi Dieng. Tentu sudah tak asing dengan kawasan Dieng bagi para pecinta Traveller dan Backpacker.

Telaga Menjer
Sebuah telaga yang terletak paling tinggi, lebih tepatnya sebelum dataran tinggi Dieng. Namun, masih dalam wilayah Wonosobo. Dulu waktu acara keluarga pernah kesana sore hari naik perahu (tanpa lifejacket), kabut tebel, dan waow banget.

Telaga menjer

Gardu Pandang Tieng

Dari sini kita bisa melihat pemandangan desa Tieng dari sebuah gardu yang makanya disebut Gardu Pandang Tieng. Disana kita naik beberapa anak tangga dan sampailah untuk melihat view sadap dimata. 😁

Gardu Pandang Tieng


Perjalanan selanjutnya adalah menuju penginapan. Penginapan tersebut terleak di sekitar kawasan wisata. Jadi untuk menuju objek wisata tidak memerlukan waktu yang lama, kecuali yang "lama" ya. ^^

Candi Arjuna
Objek wisata berikutnya adalah Candi Arjuna yang disana terdapat beberapa candi. Kawasan Candi tersebut memiliki latar belakang perkebunan dan terdapat tulisan "Dieng Wonosobo" ala Hollywood Hehehe. Fyi. Dieng terletak di kabupaten Wonosobo sebagian dan sebagian yang lain terletak di Kabupaten Banjarnegara. Di kawasan Candi Arjuna tersebut kita dapat berfoto dengan "sekelompok Hanoman" dan tentunya dengan meninggalkan uang seikhlasnya, namun lebih baik ikhlasnya yang banyak. Soalnya, kita ga pernah tahu seberapa manfaat sesuatu yang kita berikan ke orang lain tersebut tanpa kita memahami manfaat sesuatu tersebut bagi kita.

Tuesday, 10 January 2017

Japan (for the second time)

Baru sempet ngeblog setelah membalas dendam di negeri sendiri.  
Ya, seenak-enaknya di negeri orang, tetaplah lebih enak di negeri sendiri.
Tanpa rencana?  Benar.
Setelah berbagai hal dan alasan dari berbagai pihak, akhirnya saya berangkat.
Intinya jadi baby sitter (pembantu) "outsourching" wkwkwk.
Ini dia alasanku menginjakkan ke negeri sakura untuk kedua kalinya "My first nephew will be born". Intinya bantu-bantulah...mumpung masih mampu ;)

Ini dia generasi ketiga yang pertama.. Welcome the world my nephew balaa balaaa.... :* :*


Kalau ditanya disana udah jalan-jalan kemana aja? ya pastilah kemana-mana. (Guayaa banget). Beneran lho jalan-jalan alias jalan sendiri :( . Beli sayur sendiri. Beli air angkut-angkut sendiri.. (Pas lagi sendiri sih) Hehehe. Fyi, ibu yang melahirkan disana harus stay di RS 5 hari, jadi pulang hari ke-6. So, sy juga harus bener-bener totally haha. Tentu saja untuk makanan harus disuppply dr rumah (Halal food pastinya). Jadi, harus bolak-balik ke RS, gantian shift sama masku yang pulang kerja ke RSnya. Jadi, lumayan deh buat mengenal naik kereta kesana kemari sendiri. Lumayan dapet pengalaman naik kereta sendiri. Tentunya bermodal koneksi internet. Hehe. Oya, sy dibelikan kartu sim yang hanya digunakan untuk wisatawan dan peruntukan hanya untuk internet. Recomended bagi wisatawan yang ke jepang dan pengen selalu konek internet. Ada yang masa aktif sebulan dan 3 bulan, guys.

Thursday, 22 December 2016

22122016

Emaaaak...Memeeeh.  . Mamaaa...
I don't care about Mother's day what i know "i'll always love you more and more"
Everysecond
Everyminute
Eceryhour
Everyday
EVERYTIME
Thanks for Everything you do to your daughter. Thanks for Everything you give it to me.You're my spirit, my inspiration, and my soul.
Muaaaaaah 😘😘😘😘😘

Monday, 12 September 2016

Lama

Rasanya luama banget ga nyepam di blog. Di tengah perjalanan "kembali", boleh juga spent time w/ ngeblog. Ternyata begitu banyak draft yg belum sempat terpublish dan finish pastinya. Hehe.
Bentar, kira2 apa ya yg membuatku lama tak mencoret2mu? 
Mungkin laman sebelah. Ato mungkin rutinitas yg dari gelap hingga gelap menjadikanku melupakanmu. Benar. Kita kerja atau dikerjain ya. Hehe. Tapi, menyenangkan lho. Mengajarkanku berbagai macam hal dan arti kehidupan.  Hingga lupa waktu hehe.
Kali ini mau nyepam apa jadi bingung. Saking banyaknya kisah dan alkisah yang dilewati dan terlewati mungkin. Emm, cerita tentang 2 weekend terakhir yg "berkesan" mungkin ya. Hehe.

Thursday, 25 August 2016

See you (again)

Background pendidikan ternyata tidak sepenuhnya sejalan dengan pekerjaan yang akan dihadapi. Nyatanya, kenyataan hidup akan membawa kita ke arah yang berbeda dengan ilmu  latar belakang pendidikan kita. Namun, ilmu kehidupan yang kita peroleh semenjak lahir, keluarga,  bangku sekolah, bangku kuliah, dunia kerja dan dunia luar akan membawa kita memahami bahwa hidup tak slalu yang kita inginkan. Menghadapi kenyataan hidup kita juga tak boleh "sak klek" .

Sunday, 10 July 2016

Mu to the dik 🔙

Pertama kali merasakannya.
Holiday over.
Kembali?

Tawa anak kecil
Riuh bercanda tak sadar tempat
Tertawa lepas tanpa beban
Berteriak tanpa peduli orang lain berkata apa.
Bersenda gurau tanpa memperhatikan lingkungan sekitar.
Aku terganggu? Tidak sama sekali.
Tapi, rasanya aku iri.
Mereka bisa saling bercanda tanpa mengenal sebelumnya.
Hanya karena satu gerbong.
Mereka bisa tertawa bahagia tanpa kebohongan.
Mereka bisa bercanda tanpa kemunafikan.
Ya, mereka JUJUR, POLOS, GAK MUNAFIK.
Rasanya sekarang ini susah menemukannya. Sulitnya berelasi dengan dua sisi kepribadian. Lama mengenal tak jaminan mengenal kepribadiannya. Apalagi baru saja mengenal. Dia berkata tak melaksanakan. Dia berbicara tapi tak konsekuen. Dia berjanji tak ditepati.
Bahagianya jadi anak kecil. Keceriaan mereka tulus. Tangisan mereka jujur. Sikap mereka polos. Bicara mereka tak munafik.😊😊😊

Saturday, 16 January 2016

People Come and Go

Masih ingat dulu berkas yang dikumpulkan tak dibubuhi tandatangan. Maklum masih pemula. Tapi, ternyata kalo rejeki ngga akan kemana.Tapi, kalau ngga kemana-mana juga ngga bakal dapat rejeki. hehehe

Berawal dari itu lah, dunia kerja pertama yang ku kenal. Dunia baru, yang mirip dengan background pendidikan, tapi tak sepenuhnya.

Awalnya, Adaptasi dengan lingkungan merupakan modal utama aku bertahan. Berikutnya,  adalah semangat "aku pasti bisa" merupakan modal utama untuk terus berjuang. Hingga sudah waktunya Allah berkata "kembali",  "berhenti" dan "pulang". Semangatku yang membara karena masih bisa melihat senyum bahagia orang tua. Nikmat Tuhan mana yang kau dustakan. 😊

Berkenalan dengan orang baru.  Sering berbincang-bincang, akrab. Dan, akhirnya berpisah. Mungkin memang siklus kehidupan harus begitu. Akan ada yang datang dan pergi. Yang stay (tinggal) pun belum tentung akan benar-benar menetap,  suatu saat pasti akan "pergi".

People Come and Go

Ya, saat itu aku melihat rekan kerja yang keluar. Dan tiba saatnya aku pula yang keluar. Meninggalkan kisah dan cerita. Pertemanan, Persahabatan,  dan Persaudaraan yang pasti sangaat bernilai. Banyak hal yang kudapatkan, banyak hal yang diajarkan kepadaku. Arti menghargai dan mengendalikan diri.


Terimakasih. 😊


Friday, 20 November 2015

Mengamati sekitar

Sebuah percakapan antara pasien dan seorang dokter. Lebih dan kurangnya dapat diuraikan sebagai berikut. Mari perhatikan dengan cermat dan saksama.
Dokter : "Apa keluhannya?."
Pasien : "Perut saya sakit dok. Diare juga udah dari kemarin" (Padahal baru diare beberapa kali aja batinnya)
Dokter : "Wah, cantik2 kok sakitnya diare." Sambil nulis resep beliaunya.
Pasien : " Perut saya juga panas lho dok. Semalam sakit banget kaya ada angin tp sakit"
Dokter : "Panas? Waa gejala tipes itu"
Sambil menjelaskan bagian2 perut yang sakit panas dan gejala serta diagnosa penyakit. Secara cukup rinci untuk dipahami.
Pasien : "Kalo kebanyakan duduk ngefek perutnya sering panas ga?"
Dokter : "iya, bisa. Jadi, biasakan 20-30 menit berdiri atau jalan2"
Pasien membatin kalo terus menerus kaya gt kerjaan ga selesai2.
Dokter menulis obat untuk perut ga enak.
Pasien:  "Tp saya juga diare lho dok."
Dokter : "Apa iya? Wah, stress berat ya? Mikirin apa? " Sudah diduga, pasti menjurus ke pacar.
Tapi si pasien beda stress yang dialami dengan diagnosa dokter yang pacar warna warni. :-D
Pasien : "Emm, stress ........" #sensor
Dokter : "........ apasih?"
Pasien : "Badan saya juga sering lemas banget dok "
Singkat cerita, dokter menuliskan resepnya. Disuruh makan teratur. Dan tidak lupa memberi surat ijin.
Ternyata ada keterkaitan antara sakit perut (panas), diare, lemas,  stress dan rutinitas. :-/

Friday, 6 November 2015

Sutradara vs Penulis

Aku (atau Kita) hanya (ibarat) penulis yang mengetuk-etukan jari-jemari diatas papan ketik dengan alur yang aku inginkan dan aku harapkan. Rasa-rasanya segala isi naskah cerita ini terasa sangat sempurna atau mendekati sempurna untuk dijalani. Yang penulis tau, cerita tersebut yang ia butuhkan. Akhirnya proses pembuatan film akan dimulai. Pertama, Allah (ibarat Sang Sutradara) akan membaca naskah yang kubuat. Begitu banyak harapan dalam naskah tersebut. Harapan yang hanya diketahui oleh  penulis dan sang sutradara, karena film belum dibuat. Sutradara-lah yang mengurangi atau menambah setiap isi dalam naskah cerita adar dapat menjadi naskah film. Sutradara pasti telah mempertimbangkan dengan segala hal segala aspek. Banyak penulis yang setuju dengan naskah film yang telah dibuat oleh sutradara. Namun, banyak juga penulis yang tak setuju. Menggerutu, naskah cerita yang kubuat bukan seperti itu. Tapi, penulis sebenarnya tak tau apa yang menjadi pertimbangannya. Bagaimana keadaan di industri film. Bagaimana supaya film menjadi menarik. Bagaiman film tersebut memiliki masalah dan kemudian dapat diselesaikan. Bagaimana film tersebut dapat Happy Ending. Bagaimana film tersebut dapat lulus sensor. Dan hingga akhirnya film tersebut dapat ditayangkan. Seluruh penonton atau yang akan menonton atau bahkan tidak menonton akan turut memberi komentar dengan film tersebut. Sehingga, penulis cerita dan sutradara yang mengarahkan film dengan segala konsekuensi tersebut. Oleh karena itu, tak usah peduli dengan omongan orang yang hanya ingin menjatuhkan. Perhatikan kritik yang membangun pada naskah ataupun film mu. Kritik yang saran membantumu lebih dan lebih baik. JADI,sutradara tau apa yang terbaik untuk bersama. ALLAH punya rencana lain, tapi ngga bilang-bilang dulu. :)

Thursday, 8 October 2015

Gantung

Kegiatan apa yang membosankan? Menunggu itu membosankan. Menunggu tanpa kepastian (mungkin) lebih membosankan. Tetapi, (mungkin)  lebih tepatnya menyedihkan. Tanpa ada kejelasan. Menggantung tak jelas. Move on? Sudah pasti. Mempersiapkan kemungkinan terburuk? Sudah pasti. Tapi, apakah masih berharap?  YA, sudah pasti. Bolehkan untuk berharap? Boleh, tapi sebatasnya saja. Karena berharap penuh bukankah hanya kepada ALLAH SWT. Bisa ya nulis kaya begini. Tapi, kalau teringat digantungin. Emm.. #speechless. Semoga penantian yang tak sia-sia. Ketika tak seperti yang diharapkan pun, PASTI ADA SESUATU TERBAIK YG DIPERSIAPKAN UNTUK KITA. SEMANGAT BUAT KAMU, KAMU DAN KAMU SEMUANYA. :) :)

Friday, 7 August 2015

Surga Dunia di Ujung Kalimantan Timur (Katanya)

AKU TAK PERCAYA, KALAU AKU BELUM MEMBUKTIKANNYA.
(Katanya) Ada surga dunia di ujung Kalimantan Timur.
Berau, Kalimantan Timur. Apa yang terlintas saat mendengar daerah tersebut?
Siapa yang tahu Kepulauan Derawan?
Siapa yang tidak ingin ke sana?
Saya tidak, saya tidak ingin TIDAK kesana. Saya ingin ke Kepulauan Derawan. 
Apa Destinasi Impian kamu? Kujawab  Kepulauan Derawan 

Adakah yang bisa membantu saya mewujudkan keinginan tersebut? colek #GADreamHoliday  

Bentuk Kepulauan Derawan (sumber)
Berau merupakan salah satu daerah terdekat untuk menuju Kepulauan Derawan, selain Tarakan. Kepulauan Derawan memiliki keindahan alam yang sangat menawan. Surga Dunia di Ujung Kalimantan Timur (Katanya). Tentulah sudah banyak yang mengenal wisata bahari ini. Sejak sektor pariwisata Indonesia mulai digerakkan, banyak destinasi wisata yang terus berkembang dan banyak dikenal. Kepulau Derawan pun juga ikut dikembangkan. Kepulauan Derawan terdiri dari banyak pulau-pulau. Pulau yang paling besar dan terkenal dengan wisata bawah lautnya adalah Pulau Derawan, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, dan Pulau Maratua. Kita dapat mengeksplore pulau-pulau tersebut. Istilah kerennya Hopping Island. Banyak paket-paket wisata yang menawarkan jasanya. Dengan agen wisata dapat membantu kita mengeksplore keindahan alamnya. Namun, agar lebih menikmati setiap perjalanannya juga dapat melalui backpacker atau tanpa agen wisata. Kepulauan Derawan dapat di tempuh via Berau dan Tarakan. Kepulauan Derawan merupakan tempat tinggal berbagai spesies. Terdapat spesies ikan paus, lumba-lumba, duyung, ikan pari manta, kuda laut kerdil, kepiting, dan tukik atau penyu.

Pulau Derawan

Pantai Pulau Derawan (sumber)
Pulau Derawan memiliki perairan yang kaya akan keanekaragaman ikan dan biota laut. Penyu hijau juga banyak ditemukan di pulau Derawan. Penyu-penyu tersebut jinak, sehingga kita tak perlu kuatir dengan keberadaannya. Banyak diantara wisatawan yang  menyaksikan penyu bertelur secara langsung. Hal tersebut merupakan kejadian yang langka. Banyak resort atau penginapan yang dibangun si pulau Derawan. Penginapan juga banyak yang dibangun di pinggir laut. Banyak wisatawan yang memilih menginap di pulau ini. Karena pulau ini lebih efektif untuk dapat menjelajahi pulau-pulau cantik di sekitarnya. Harga-harganya pun masih relatif terjangkau dibanding resort atau penginapan di pulau lain. Mungkin karena di pulau Derawan terdapat penginapan didirihan. Jadi, harga bersaing. :D

Pulau Sangalaki
Penyu Tukik (sumber)
Pulau Sangalaki terkenal dengan habitat penyu yang terancam punah. WWF (World Wil Foundation) juga sampai berjuang menkonservasi terhadap penyu-penyu tersebut. Pulau Sangalaki memiliki spesies penyu sisik dan penyu hijau, sehingga menjadi kawasan konservasi penyu. Kita juga dapat menyaksikan anak-anak tukik yang baru menetas berjuang menuju ke laut melanjutkan kehidupannya sungguh mengharukan. Sangalaki juga termasuk pusat habitat Pari Manta di dunia. Suasananya sangat indahdan alami. Bagi yang bisadan mampu menyelam dapat menikmati wisata bahari ini. Saat diving dapat menemukan berbagai spesies hewan dan tumbuhan. Keindahan terumbu karangnya pun tak dapat diragukan. Pemandangan dan keindahan bawah lautnya sangatlah menakjubkan.  See more at this 

Pulau Kakaban
Ubur-Ubur tak Menyengat di Danau Kakaban (sumber)
Pulau Kakaban memiliki danau di dalamnya. Danau Kakaban namanya. Danau tersebut diisi oleh campuran dari air hujan dan rembesan air laut. Di sini juga terdepat beberapa spesies ubur-ubur yang tidak menyengat pastinya. Kita bisa berenang ataupun bersnorkeling di sana. Untuk pecinta olahraga diving atau menyelam, pulau Kakaban adalah surga bagi mereka.Wisatawan dapat disuguhkan berbagai ekosistem di bawah laut. Diantaranya ikan Hiu, Ikan Dugong atau Duyung, Penyu Hijau, Barracuda, Penyu Hijau, dsb. Memancing atau berjalan di pinggir pantai juga sebagai salah satu cara menikmati keindahan wisata bahari ini. Pulau Kakaban dapat ditempuh selama 45 menit melalui pulau Derawan dengan menaiki kapal boat. Sangat indah dan menawan bukan?  
Pulau Maratua
Pulau Maratua (sumber)

Pulau Maratua (sumber)
Kecantikan pulau Maratua membuat kita betah menikmatinya. Snorkeling atau hanya duduk-duduk si pinggir pantai juga tetap menyenangkan. Pantai di dalam pulau Maratua tersebut tidak memiliki ombak. Seperti danau dengan air asin. Di sana terdapat penyu. Jika beruntung kita juga dapat melihat biawak di pulau tersebut. Pulau Maratua juga telah menghadirkan banyak resort untuk wisatawan beristirahat sembari menikmati keindahan lingkungan sekitar. Maratua Paradise Resort namanya. Banyak review atau wisatawan yang menyarankan menginap disana. Katanya (masih katanya terus, semoga jadi nyata :D), kita dapat menikmati keindahan pemandangan pulau Maratua di pinggir pantai jika menginap di Maratua Paradise Resort. Ayo membuktikannya! 
Jernihnya Perairan di Pulau Maratua (sumber)
Goa Haji Mangku 
Goa Haji Mangku (sumber)
Pulau Maratua juga menyimpan sejuta keindahan. Terdapat banyak Goa disana. Salah satunya Goa Mangku Haji. Goa Mangku Haji namanya. Danau yang dikelilingi gua dengan warna biru dan biru toska. Terlihat seram kah? Melihat gambarnya saja mungkin agak seperti itu. Kebetulan di salah satu program televisi pernah mengunjungi Goa Mangku Haji ini. Pertama kali yang saya pikirkan juga begitu. Seram. Namun, apalah artinya seram jika keindahan tersebut dapat membayarnya? Walaupun, dari berbagai sumber menyebutkan goa tersebut "memang" memiliki unsur mistis atu magis.  Entahlah. :D

Pulau Nabucco
Pemandangan di Pulau Nabucco (sumber)
Kepulauan Derawan identik dengan pulau Derawan, pulau Sangalaki, pulau Kakaban, dan pulau Maratua. Namun, terdapat pulau yang tak kalah cantiknya. Pulau Nabucco namanya. Disana terdapat penginapan atau resort yaitu Nabucco Resort. Penginapan ini dikelola oleh orang Jerman-Indonesia. Rasanya-rasanya yang menemukan keindahan bukan orang domestik. Mereka yang punya modal pun bisa membangun pulau ini sebagai tujuan wisata bahari. Asalkan tetap diajaga dan jangan diambil alih kepemilikannya dari bumi Indonesia saja ya :). Nabucco Resort ini mungkin mirip Maratua Paradise Resort yang memiliki penginapan di pinggir (atas) laut. Sehingga bisa menikmati pemandangan yang memukau.


Danau Labuan Cermin
Ada danau di Berau. Kecamatan biduk-biduk tepatnya. Di sana ada danau Labuan Cermin. Danau yang sangat memikat wisatawan domestik maupun mancanegara. 

Danau Labuan Cermin (sumber)

Dari gambar di atas apa yang pembaca pikirkan? Bukan di Indonesia?  Sayangnya, ini si Indonesia. Sangat kaya akan keindahan alam bukan Indonesia ini?  Gambar di atas adalah gambar Danau Labuan Cermin. Dari namanya sudah tersiratkan bahwa danau tersebut seperti cermin. Sangat indah bukan? 
Tidak cukup keindahannya seperti cermin. Dibalik air yang jernih juga terdapat lapisan air yang berbeda. Bagian atas merupakan air tawar dan bagian bawahnya air laut. Sehingga ikan yang hdup di danau Labuan Cermin juga ada dua jenis.

Beberapa bulan yang lalu saya ke Berau.  Begitu dekatnya dengan Kepulauan Derawan bukan? Tapi sayang, selain keterbatasan waktu cuti dan keadaan yang tidak memungkinkan. Kepulauan Derawan belum sempat saya kunjungi. Saudara-saudara saya pun menyayangkannya, kenapa tidak lama di sana dan menyempatkan main ke pulau Derawan. Sebelumnya memang saya berkata ingin ke pulau Derawan, tapi bagaimana lagi waktu nya terbatas dan tiket pesawat untuk pulang juga sudah dibeli. Seandainya, saya bisa kembali kesana. Ingin rasanya menikmati keindahan pulau Derawan. 
Pesawat Garuda Indonesia (sumber)
Bepergian ke suatu tempat memerlukan sarana transportasi. Diantaranya adalah transportasi darat, laut, dan udara. Jika tujuannya ke Berau, kemudian ke kepulau Derawan memerlukan memerlukan ketiga jenis transportasi tersebut. Perjalanan dari pulau Jawa ke pulau Kalimantan dapat ditempuh menggunakan transportasi laut atau udara. Jika tak memiliki banyak waktu, pilihan transportasi udara sangatlah tepat. Pesawat akan membantu kita menyeberangi laut Jawa. Pilihan maskapai penerbangan sangatlah berpengaruh pada kenyamanan saat perjalanan. Awak kabin yang ramah menjadi salah satu syarat utama jika kita menggunakan suatu jasa. Bukan begitu? :D Kenyamanan tempat duduk, kebersihan kabin, makanan yang lezat menjadi nilai tambah dari sebuah pelayanan. Semua itu akan terangkum pada suatu maskapai dengan kelas Internasional. Jika menginginkan kenyamanan kelas Internasional dengan produk maskapai dalam negeri, tentu saja maskapai penerbangan Garuda Indonesia merupakan pilihan yang tepat. :D Tentu saja dengan armada dan penerbangan yang diberikan oleh Garuda Indonesia yang terkenal dengan pelayanan kelas Dunia alias Internasional. Maskapai Garuda Indonesia merupakan maskapai berplat merah. Pelayanan dan kualitasnya tak bisa dipandang sebelah mata. Garuda Indonesia bisa atau tidak membuktikan kebenaran ini? Bantu saya membuktikannya ya.   


Tulisan ini diikutsertakan dalam #GADreamHoliday Blog Competion by Garuda Indonesia

Sunday, 2 August 2015

Bersama BNI Segalanya Terasa Mudah

Kalender bulan Mei (sumber)
Tanggal merah yang berturut-turut rasanya tak rela jika dibiarkan begitu saja. Bulan mei tahun 2015 rasanya berlalu begitu cepat. Awal bulan mei berencana pergi ke salah satu daerah di Kalimantan yang kebetulan saudara ada yang punya hajat. Daerah tersebut adalah Kota Berau. Siapa yang pernah dengar kota Berau? Jika pernah, pasti mengetahui keberadaan Kepulauan Derawan juga bukan? Ya, Kepulauan Derawan adalah surganya para wisatawan pecinta keindahan bawah laut. Rasanya tak cukup jika sudah jauh-jauh ke Berau tak mampir ke Derawan. Tapi, apa daya ijin cuti dari kantor juga belum diperoleh. Kebentulan kesana saya menemani simbah, karena kakak baru pulang dari Jepang dan  mereka harus stay di Solo. Seperti halnya anak rantau yang pulang kampung pasti ingin pergi dan kuliner kesana kemari untuk memanjakan lidah. Selain itu, label Halal yang dengan mudah dicari di Indonesia, tetapi sangat sulit di Jepang. Sama-sama makanan fastfood yang franchise nya di seluruh dunia akan berbeda di negeri sendiri dan negeri orang lain. Oleh karena itu, ketika pulang ke Indonesia adalah saatnya memanjakan lidah. Selain memanjakan lidah di tempat-tempat makan, kami sekeluarga juga berpergian dari Karanganyar, Jogja, KulonProgo, dan  Kebumen. Kebetulan salah satu teman kakak ada yang menikah di Kebumen, sekalian jalan-jalan dan silahturahmi :). Untuk mempermudah proses transaksi dan mengurangi penarikan uang tunai, tentu saja menggunakan kartu debit BNI yang dapat digunakan dimana saja. Untung saja ada BNI karena terkadang pengeluaran tak terduga sering terjadi. Banyak mesin ATM yang tersebar dimana-mana apabila kehabisan uang tunai, namun apabila kurang menyukai pengambilan uang tunai, kartu debit BNI juga dapat digunakan untuk membayar proses transaksi dimana pun asal rekening tabungan masih terisi (Hehehe).



Negeri di atas awan
Karena ijin cuti belum ditangan, tiket pesawat ke Berau juga belum dibeli. Hingga H-beberapa hari ijin cuti sudah didapat, tanpa berpikir panjang saya langsung booking tiket pesawat melalui salah satu aplikasi pemesanan tiket pesawat. Hari H sudah semakin mendekati, jadi pembayaran menggunakan kartu kredit BNI. Sekarang eranya serba mudah karenadengan beberapa klik saja kita sudah mendapatkan 2 tiket pesawat pulang pergi semua berkat BNI. Sayangnya, dengan ijin cuti dua hari tidak bisa untuk liburan ke Derawan. Selain itu, saya juga harus bertanggung jawab menemani simbah. Padahal sampai berulang-ulang kali saudara-saudara bilang ayo katanya ke Derawan tapi malah pulang, besok kesini sendiri berani kan. BERANI DONG.  Yasudah, jika ada sumur diladang boleh "saya" menumpang mandi, jika ada umur panjang boleh saya main lagi ke Berau terus ke Derawan ya. Emm..siapa tahu saya menang BlogComp presented by BNI terus hadiahnya bisa buat main ke Derawan :D. Amiin :)

Selama penerbangan dari Berau ke Balikpapan, ada pemandangan bagus banget. Ada lautan yang warnanya berbeda, sehinga todak bercampur. Tertulis pada Al-Qur'an. Selat Gibraltar yaitu pertemuan air laut dan air tawar. Tetapi, ini di wilayah Indonesia. Pikir saya mata ini yang salah. Apabila diambil melalui kamera biasa juga pasti tak terlihat. Ternyata, penumpang depanku juga berbicara dengan suaminya, "itu lautannya ada dua warna ya?". Subhanallah..... Sayang tidak bisa mengabadikan. Hasil pengambilan gambarnya pasti tidak sesuai dengan yang dilihat. Mungkin perbedaan warna tersebut disebabkan oleh sinar matahari beserta keadaan di dalam perairan tersebut.

Berikutnya, ditengah-tengah bulan Mei ada tanggal merah dan saya beserta teman yang paling rempong berencana mau ke Karimun Jawa. Tentu saja dengan bantuan Agen Travel Wisata yang akan membantu segala kegiatan berjalan lancar di TKP. Kita memilih menyeberang dari Jepara dan setidaknya bisa main di beberapa destinasi wisatanya. Tapi, ada masalah dengan penginapan di Jepara. Masalahnya kita belum mendapat penginapan di Jepara. Lagi-Lagi BNI membantu kami. Terimakasih BNI. Hanya dengan beberapa klik sudah berhasil reservasi Hotel Elim Jepara.

Jepara merupakan kabupaten yang terkenal dengan RA.Kartini. Sesampainya di sana kita berencana memanfaatkan waktu untuk berkeliling di Jepara, karena jadwal penyeberangan kapal adalah esok hari. Namun, manusia hanya bisa berencana dan Tuhan yang menentukan. Sesampainya di kamar hotel setelah mengistirahatkan badan yang menempuh perjalanan 6-7 jam dari Solo-Jepara, karena kita naik travel. Saya mengecek notifikasi di HP dan ternyata terdapat pemberitahuan. Penyeberangan ke pulau KarimunJawa di CANCEL, karena diperkirakan ombak tinggi. Jadi mau diapakan lagi. Mungkin ini rencana-Nya, karena sebenarnya saya sakit dan bener-bener ngedrop. Namun, tidak enak hati jika mau membatalkannya. Akhirnya, kita putuskan esok hari pulang. Tetapi, sebelumnya harus berkeliling kota Jepara. Kami mengunjungi destinasi sebagai berikut.
  • Museum Kartini : Sepi, bahkan tidak ada pengunjung. Di sana terdapat berbagai peninggalan dan segala hal yang berhubungan dengan Raden Ajeng Kartini. Terdapat beberapa asal muasal dari Pulau Karimunjawa.
  • Pantai Bandengan : Suasana yang sangat rame. Saat itu sore hari. Pantai Bandengan terkenal dengan sunset nya. Sebagian dari mereka mungkin kecewa karena penyeberangan ke Karimun Jawa di cancel.
  • Pantai Kartini : Masih sepi. Pagi hari. Tentu saja dengan suasana di Pelabuhan Kartini yang digunakan untuk menyeberang ke Pulau Karimun Jawa sepi juga. Beberapa turis alias bule terlihat pergi meninggalkan pelabuhan.
  • Pulau Panjang : Sepi, karena masih pagi. Kita menyeberang dari pantai Kartini. Untuk mencapai pulau Panjang dapat juga melalui pantai Bandengan. Berhubung kemarin sudah ke pantai Bandengan, jadinya kita melalui pantai Kartini.
Pantai Kartini dan Pulau Panjang sekarang sudah jauh lebih baik dari segi penataan dan pelayanan. Dulu saya pernah kesana saat masih SMP. Namun, masih seperti pantai pesisir yang dibiarkan begitu saja tanpa ada perhatian khusus dari pemerintah daerah setempat. Untuk mencapai pulau Panjang saja harus menaiki perahu nelayan yang tidak terjamin safety nya. Sekarang semuanya menjadi LEBIH BAIK dan TERATUR. Kita pun juga harus begitu. :D
Jepara On No Schedule

Perjalanan dan kisahku seminggu ini sangat dipermudah dengan kehadiran BNI. Banyak mesin ATM dimana-mana. Jika tak ingin mengambil uang tunai, penggunaan kartu debit dimanapun memudahkan transaksi. Thankyou BNI. Terimakasih BNI.



Kartu ATM, BNI Secure, Bukti Transaksi  Internet Banking, dan Bukti Transaksi Pembayaran.

Internet Banking dapat memudahkan memantau transaksi rekening dan transfer uang ke rekening lain pastinya. Alat bantu yang seperti remote tersebut merupakan BNI secure. Si kecil jingga sangat membantu untuk proses tansfer uang tanpa pergi keluar.  Dari tiket pesawat, kereta api, dan hotel sangat  mudah diselesaikan dengan sekali klik. Bagaimana bagi penjual online? Tentu saja sangat amat teramat terbantu. Saya juga membuka toko online kecil-kecilan. Untuk mempermudahkan proses transaksi dapat menggunakan internet banking. Anda ingin membuktikannya? Silahkan order disini dan selesaikan dengan rekening BNI anda. Semua pasti selesai dengan aman dan terpercaya.   Terimakasih BNI. Selamat atas hasil karyamu dengan sepenuh hati ke-69 ini. Semakin berjaya dan meningkat pelayananmu dengan sepenuh hati BNI-ku.



Tulisan ini diikutsetakan dalam Lomba Blogging dengan Tema: 69 Tahun BNI, Berprestasi dan Berbagi untuk Negeri

Thursday, 16 July 2015

Ramadhan

See You Later RAMADHAN
I'LL MISS YOU MORE THAN ANYTHING